Lengkapidata untuk mendaftar. Nama Lengkap. Nama Panggilan Rp 3.000.000 - Rp. 5.000.000 per bulan. Menguasai aplikasi untuk desain interior 2D & 3D (Google Sketchup, Render V-Ray, Lumion, dan Adobe Photoshop). Membuat gambar design untuk store project (3D). lebih lanjut Lihat semua lowongan lowongan kerja PT. Planet Selancar Mandiri, PT. Planet Selancar Mandiri jobs di Badung. SketchUpmerupakan salah satu dari sekian banyak software yang berfungsi untuk membuat gambar 3D. SketchUp dapat digunakan oleh praktisi-praktisi dibidang Arsitektur, Sipil, Pembuat Film, Pengembang Game, Desainer Grafis, bahkan Ilustrator untuk menciptakan gambar 3D sesuai kebutuhan, karena SketchuUp memiliki banyak fungsi yang memungkinkan kita untuk DesainInterior dan Teknik Furnitur Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan SolidWorks 4. SketchList. 5. Woodwork for Inventor. 1. Sketchup. Sketchup adalah software pemodelan 3D yang mudah digunakan untuk mendesain furniture. Namun bukan hanya untuk desain furniture saja sketchup dapat digunakan untuk mendesain bangunan, apartemen, rumah bahkan kamu bisa mendesain objek rumit seperti teknik mesin, teknik film hingga sugeng02.16 1 Comment. Di kamar mandi kebersihan prioritas sebagai kenyamanan dan estetika yang. Saat Timah Panas? Pilih Terpisah. Dekorasi. Furniture Interior Kamar Mandi Lantai Rumah Material Lantai Rumah. sugeng 01.58 1 Comment. Model-model baru di Kamar Mandi Pameran Internasional 2016 menyajikan ritual modern Kamis, 09 Juni 2016. . JavaScript is either disabled or not supported by your browser. To use Programmable Search Engine, enable JavaScript by changing your browser options and reloading this page. Modul ajar Desain Interior dan Teknik Furnitur Fase F Kelas 11 dan 12 SMK Kurikulum Merdeka Modul ajar Desain Interior dan Teknik Furnitur merupakan salah satu bentuk perangkat ajar yang digunakan guru untuk melaksanakan pembelajaran dalam upaya mencapai Profil Pelajar Pancasila dan Capaian Pembelajaran. Modul ajar merupakan penjabaran dari Alur Tujuan Pembelajaran dari Desain Interior dan Teknik Furnitur dan disusun sesuai dengan fase F atau tahap perkembangan murid Kelas 11 dan 12 SMK. Anda bisa melihat Alur tujuan Pembelajaran ATP Desain Interior dan Teknik Furnitur sebelum menyusun modul ajar. Pada akhir Fase F peserta didik akan mendapatkan kompetensi di bidang Desain Interior dan Teknik Furnitur, dalam rangka menumbuhkan renjana passion, visi vision, imajinasi, dan kreativitas untuk merencanakan dan melaksanakan aktivitas belajar. Berikut ini contoh modul ajar Desain Interior dan Teknik Furnitur yang bisa Anda lengkapi sendiri berserta contohnya. Anda bisa mengedit sesuai kebutuhan pembelajaran. MODUL AJAR DESAIN INTERIOR DAN TEKNIK FURNITUR1. Identitas Modul Nama Penyusun Ahmad Syaifudin, Satuan Pendidikan SMK Nusantara Blitar Fase F Kelas 11 dan 12 SMK Alokasi Waktu 24 x 45 Menit Jumlah Pertemuan 6 pertemuan Elemen Desain interior Jumlah Peserta Didik 36 Moda Blended Daring/Tatap Muka 2. Profil Pelajar PancasilaBeriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak Mulia, Mandiri, Bernalar Kritis, dan Kreatif3. Tujuan Pembelajaran Pada akhir Fase F peserta didik mampu membuat gambar denah, potongan, detail, interior hunian pribadi dan interior ruang publik/fasilitas publik, berdasarkan pembagian area, tata letak, aspek budaya, aspek arsitektural, elemen desain interior dan ergonomi dengan memperhatikan kearifan lokal dan budaya setempat secara manual dan dengan bantuan perangkat lunak 2D dan 3D. 4. Sarana PrasaranaBuku Paket, Modul, PC/Laptop, Infokus, Internet dan Lainnya5. Karakteristik Peserta DidikPeserta didik reguler/tipikal tanpa ketunaan dan kesulitan belajar atau berpencapaian tinggi6. Materi Ajar 7. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Download Modul Ajar SMK LengkapMODUL AJAR DESAIN INTERIOR DAN TEKNIK FURNITUR1. Identitas Modul Nama Penyusun Ahmad Syaifudin, Satuan Pendidikan SMK Nusantara Blitar Fase F Kelas 11 dan 12 SMK Alokasi Waktu 24 x 45 Menit Jumlah Pertemuan 6 pertemuan Elemen Gambar kerja furnitur Jumlah Peserta Didik 36 Moda Blended Daring/Tatap Muka 2. Profil Pelajar PancasilaBeriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak Mulia, Mandiri, Bernalar Kritis, dan Kreatif3. Tujuan Pembelajaran Pada akhir Fase F peserta didik mampu membuat gambar tampak, potongan, detail furnitur secara manual dan dengan bantuan perangkat lunak 2D dan 3D, yang bisa diaplikasikan di mesin CNC. 4. Sarana PrasaranaBuku Paket, Modul, PC/Laptop, Infokus, Internet dan Lainnya5. Karakteristik Peserta DidikPeserta didik reguler/tipikal tanpa ketunaan dan kesulitan belajar atau berpencapaian tinggi6. Materi Ajar 7. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Download Modul Ajar SMK Lengkap SMK Jurusan Desain Interior dan Teknik Furnitur ini secara lengkap mempelajari bagaimana mendesain sebuah ruangan beserta perabot yang ada di dalamnya. Sekolah Menengah Kejuruan SMK merupakan salah satu lembaga pendidikan formal yang menyiapkan siswa menjadi tenaga kerja tingkat menengah yang profesional sesuai keahliannya. Sekolah Menegah Kejuruan SMK diselenggarakan untuk memasuki lapangan kerja atau mengikuti pendidikan keprofesian pada tingkat yang lebih tinggi. Salah satu kompetensi keahlian yang akan kita bahas kali ini adalah Desain Interior dan Teknik Furnitur DITF. Desain Interior dan Teknik Furnitur DITF merupakan salah satu Kompetensi Keahlian dari Program Keahlian Seni Rupa, pada Bidang Keahlian Seni dan Industri Kreatif. Untuk informasi lebih lengkapnya silakan simak artikel kali ini. Mengenal SMK Jurusan Desain Interior dan Teknik Furnitur Desain Interior adalah sebuah ilmu yang mempelajari perencanaan tata letak dan perancangan ruang di dalam sebuah bangunan. Tentunya perencanaan tersebut dengan mempertimbangkan beberapa elemen agar mendapatkan hasil yang maksimal. Elemen-elemen tersebut antara lain adalah lantai, dinding, langit-langit, estetis keindahan, bukaan jendela, pintu, ventilasi, dan pencahayaan. Tujuan dari perancangan interior ini tidak hanya memaksimalkan fungsi ruangan namun juga untuk kenyamanan penghuninya dengan unsur estetika yang diciptakan. Furnitur adalah istilah yang digunakan untuk perabot rumah tangga yang berfungsi sebagai tempat penyimpan barang, tempat duduk, tempat tidur, tempat mengerjakan sesuatu dalam bentuk meja atau tempat menaruh barang di permukaannya. Furnitur dapat terbuat dari kayu, bambu, logam, plastik dan lain sebagainya. Dengan menyajikan furnitur yang tepat, maka rumah anda akan makin indah, menarik, dan nyaman. Teknik furnitur akan mempelajari bagaimana proses pembuatan furnitur dan bagaimana menyajikan furnitur yang tepat dalam sebuah ruangan. SMK Jurusan Desain Interior dan Teknik Furnitur ini secara lengkap mempelajari bagaimana mendesain sebuah ruangan beserta perabot yang ada di dalamnya. Kompetensi Keahlian Mata Pelajaran Produktif SMK Jurusan Desain Interior dan Teknik Furnitur Untuk mempersiapkan siswa agar dapat menjadi tenaga ahli yang memilki keterampilan yang dapat diterima di lingkungan masyarakat pada umumnya dan industri pada khususnya, siswa akan dibekali dengan mata pelajaran produktif berikut ini Dasar Desain Interior dan Teknik FurniturMata pelajaran ini akan membahas bagaimana menjabarkan konsep dasar ruang space dan ruangan interior. Selain itu juga akan membahas mengenai pembagian area, tata letak, aspek budaya, dan arsitektural desain interior. Untuk teknik furnitur, materi dasar yang diajarkan adalah memahami bahan, proses pembuatan, finishing furnitur, hingga melakukan perawatan pada furnitur. Gambar Teknik dan PresentasiMateri pokok pada mata pelajaran ini adalah bagaimana menggunakan peralatan gambar teknik, hingga membuat gambar denah interior dan desain furnitur baik secara manual maupun digital. Siswa juga akan diajarkan bagaimana mempresentasikan hasil gambar interior dan gambar kerja furnitur. Desain InteriorMata pelajaran ini akan menjabarkan konsep dasar hingga membuat desain untuk interior hunian, apartemen, ruang komersial, cafe, hotel, hingga kantor. Teknik FurniturMata pelajaran ini akan membahas bagaimana melakukan pengukuran dan perhitungan bahan dalam pembuatan furnitur, membuat kerangka furnitur, hingga melakukan penyempurnaan finishing furnitur. Siswa juga akan diajarkan bagaimana merawat alat-alat pekerjaan furnitur dan alat-alat finishing furnitur. Baca Juga Sertifikat Kompetensi untuk Lulusan SMK dan Universitas Pengertian, Manfaat dan Tujuan Peluang Kerja SMK Jurusan Desain Interior dan Teknik Furnitur Dengan pembelajaran yang dilaksanakan selama 4 tahun, tentunya para lulusan SMK Jurusan Desain Interior dan Teknik Furnitur ini sudah memiliki cukup bekal untuk siap kerja. Berikut adalah beberapa peluang kerja untuk para lulusan SMK Jurusan Desain Interior dan Teknik Furnitur Desainer FurniturTanggung jawab seorang desainer furnitur adalah membuat rancangan produk-produk perabotan. Ia harus menciptakan konsep yang seimbang antara inovasinya, fungsionalitasnya, dan estetikanya. Industri FurniturIndustri Furniture adalah industri yang mengolah bahan baku atau bahan setengah jadi dari kayu, rotan, dan bahan baku alami lainnya menjadi produk barang jadi furnitur yang mempunyai nilai tambah dan manfaat yang lebih tinggi. Tentunya dengan pengetahuan dan keterampilan yang sudah di dapat, bekerja di industri furnitur sangat tepat bagi siswa lulusan SMK Jurusan DITF. EstimatorEstimator adalah orang yang bisa memperkirakan suatu biaya dalam sebuah proyek konstruksi. Seorang Estimator bisa mempersepsikan gambar 3 dimensi ke dua dimensi ataupun sebaliknya, dari 2 dimensi ke 3 dimensi. Estimator bisa memberikan informasi-informasi untuk perhitungan bangunan. Desainer InteriorTanggung jawab seorang desainer interior adalah membuat desain ruangan agar semakin estetik, nyaman, dan tepat guna. DrafterDrafter adalah orang yang bekerja membuat rancangan gambar. Mereka membuat atau menyiapkan gambar-gambar kerja teknik, sehingga gambar tersebut dapat dengan jelas dan mudah dimengerti orang lain dan mudah dalam proses pembentukan obyek gambar tersebut. DekoratorDekorator bertanggung jawab untuk mengerjakan dekorasi, penghias panggung teater, orang yang merancang dekorasi untuk etalase, stan, dan sebagainya dan yang sekaligus mengerjakannya. Dengan berbekal pengetahuan secara teori dan praktik selama 4 tahun pembelajaran, para lulusan SMK Jurusan Desain Interior dan Teknik Furnitur akan siap untuk terjun ke dunia kerja sebagi seorang profesional. Nah, dengan slogan "SMK Bisa!", siswa juga dipersiapkan agar kapabel, kompetitif dan siap kerja. Siswa SMK tidak hanya disuguhkan teori, akan tetapi juga praktek lapangan sesuai dengan bidang kejuruannya. Kami dari GAMELAB memiliki berbagai program kerjasama dengan SMK seperti pelatihan guru, pelatihan siap kerja, magang, kelas industri dan job matching. Adapun kami telah bekerja sama dengan lebih dari 30 SMK di seluruh Indonesia. Silakan jika SMK Anda berminat untuk kerjasama dengan kami, email ke support atau WhatsApp ke Sumber You're Reading a Free Preview Pages 7 to 12 are not shown in this preview. You're Reading a Free Preview Pages 16 to 19 are not shown in this preview. You're Reading a Free Preview Pages 23 to 25 are not shown in this preview. You're Reading a Free Preview Pages 29 to 48 are not shown in this preview. You're Reading a Free Preview Pages 55 to 56 are not shown in this preview. You're Reading a Free Preview Pages 60 to 62 are not shown in this preview. You're Reading a Free Preview Pages 66 to 75 are not shown in this preview. You're Reading a Free Preview Pages 83 to 89 are not shown in this preview. You're Reading a Free Preview Pages 96 to 106 are not shown in this preview. You're Reading a Free Preview Pages 110 to 111 are not shown in this preview. You're Reading a Free Preview Pages 115 to 121 are not shown in this preview. You're Reading a Free Preview Pages 129 to 141 are not shown in this preview. You're Reading a Free Preview Pages 146 to 148 are not shown in this preview. Mata pelajaran Desain Interior dan Teknik Furnitur DITF adalah mata pelajaran yang diajarkan di Sekolah Menengah Kejuruan SMK untuk Jurusan Desain Interior dan Teknik Furnitur DITF. Desain Interior dan Teknik Furnitur DITF merupakan salah satu Kompetensi Keahlian dari Program Keahlian Seni Rupa, dan Bidang Keahlian Seni dan Industri Kreatif. Berikut adalah daftar lengkap mata pelajaran Jurusan Desain Interior dan Teknik Furnitur DITF. A. Muatan Nasional 1. Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 2. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 3. Bahasa Indonesia 4. Matematika 5. Sejarah Indonesia 6. Bahasa Inggris dan Bahasa Asing Lainnya* B. Muatan Kewilayahan 1. Seni Budaya 2. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan C. Muatan Peminatan Kejuruan C1. Dasar Bidang Keahlian 1. Simulasi dan Komunikasi Digital 2. Tinjauan Seni 3. Dasar-dasar Kreativitas C2. Dasar Program Keahlian 1. Dasar-dasar Seni Rupa 2. Gambar 3. Sketsa C3. Kompetensi Keahlian Mata Pelajaran Produktif 1. Dasar Desain Interior dan Teknik Furnitur 2. Gambar Teknik dan Presentasi 3. Desain Interior 4. Teknik Furnitur 5. Produk Kreatif dan Kewirausahaan Demikianlah informasi tentang Mata Pelajaran Jurusan Desain Interior dan Teknik Furnitur DITF. Adapun Perangkat pembelajaran masing-masing mata pelajaran Desain Interior dan Teknik Furnitur DITF tersebut seperti 1. Kompetensi Dasar tiap mata pelajaran; 2. Contoh Silabus; 3. Contoh Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP; dan 4. Kelompok kompetensi yang dapat dilakukan sertifikasi kompetensi; akan diatur oleh Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. Untuk RPP dan Materi Bahan Ajar masing-masing mata pelajaran Desain Interior dan Teknik Furnitur DITF dapat disusun oleh guru bidang studi guru pengampu. Untuk buku-buku mata pelajaran Desain Interior dan Teknik Furnitur DITF dapat di beli di toko buku terdekat. CAPAIAN PEMBELAJARAN DESAIN INTERIOR DAN TEKNIK FURNITUR Fase F Kelas XI dan XII SMKMekaelektronika Desain Interior dan Teknik Furnitur adalah kegiatan yang dilakukan mulai dari proses membuat desain interior sebuah ruang beserta isi di dalamnya, proses pembuatan furnitur mulai dari perencanaan, proses pembuatan dan finishing. Pembuatan furnitur dilakukan secara massal mekanis dengan cepat dan murah, yang menggunakan kayu masif, kayu olahan serta bahan/material baru lainnya, dan bagaimana menyajikan furnitur yang tepat dalam sebuah ruangan, untuk menjawab isu kemajuan teknologi dalam memenuhi kesejahteraan umat manusia dan lingkungan tempat tinggalnya. Desain Interior dan Teknik Furnitur merupakan mata pelajaran kejuruan yang meliputi gambar desain interior ruangan, gambar furnitur, estimasi biaya furnitur, teknik pembuatan furnitur yang mencakup pembahanan, konstruksi dan perakitan, serta teknik finishing furnitur, sebagai pendalaman mata pelajaran pembelajaran Desain Interior dan Teknik Furnitur dapat dilakukan menggunakan berbagai pendekatan, strategi, dan metode, serta model yang sesuai dengan karakteristik kompetensi yang dipelajari, sehingga dapat menciptakan pembelajaran yang interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, kemandirian sesuai dengan bakat, minat, renjana, serta perkembangan fisik dan psikologis peserta didik. Modelmodel pembelajaran yang dapat digunakan, antara lain Project-based Learning, Problem-based Learning, Teaching Factory, Discovery Learning, Inquiry Learning, atau model lainnya, serta metode yang pelajaran Desain Interior dan Teknik Furnitur berkontribusi dalam menjadikan peserta didik memiliki kompetensi sebagai tenaga kerja dalam bidang desain interior ruangan, produksi furnitur yang berakhlak mulia, mampu berkomunikasi, bernegosiasi dan berinteraksi antarbudaya, bekerja dalam tim, memiliki kepekaan dan kepedulian terhadap situasi dan lingkungan kerja, mengelola informasi/gagasan, serta menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, jujur, kreatif, mandiri, bergotong royong, dan peduli terhadap lingkungan, yang merupakan pengejawantahan dari profil pelajar TujuanMata pelajaran Desain Interior dan Teknik Furnitur bertujuan membekali peserta didik dengan soft skills dan hard skills meliputi1. merancang interior ruangan;2. membuat gambar kerja furnitur;3. membuat furnitur;4. melaksanakan finishing furnitur; dan5. menganalisis estimasi KarakteristikMata pelajaran Desain Interior dan Teknik Furnitur berisi materi pembelajaran tentang kemampuan lanjut pekerjaan yang harus dimiliki oleh tenaga kerja dalam bidang desain interior dan furnitur. Mata pelajaran Desain Interior dan Teknik Furnitur terdiri atas elemen-elemen berikut ini ElemenDeskripsiDesain interiorMeliputi gambar denah, potongan, detail, interior hunian pribadi dan interior ruang publik/fasilitas publik, berdasarkan pembagian area, tata letak, aspek budaya, aspek arsitektural, elemen desain interior, dan ergonomi dengan memperhatikan kearifan lokal dan budaya setempat secara manual dan dengan bantuan perangkat lunak 2D dan 3D.gambar kerja furniturMeliputi gambar tampak, potongan, detail furnitur secara manual dan dengan bantuan perangkat lunak 2D dan 3D, yang bisa diaplikasikan di mesin pembuatan furniturMeliputi proses pembahanan kayu masif, kayu olahan, serta bahan dan material baru lainnya dengan menggunakan mesin statis, proses pembuatan komponen furnitur dengan perkakas tangan hand tools, peralatan tangan listrik portable, mesin listrik mesin statis, mesin CNC, perakitan, pengejokan, asesoris, dengan menerapkan K3LH dan budaya kerja industri di lingkungan finishing furniturMeliputi finishing dengan bahan pelapis, finishing teknik oles, dan teknik semprot dengan tahap-tahap penyiapan permukaan komponen, penyesuaian warna dan pengerjaan finishing, dengan menerapkan K3LH dan budaya kerja industri di lingkungan biayaMeliputi daftar komponen pekerjaan furnitur, menghitung biaya pekerjaan yang terdiri atas biaya langsung upah, alat, bahan dan tak langsung biaya umum, keuntungan untuk pekerjaan interior hunian pribadi dan interior ruang publik/fasilitas publik, beserta furnitur di dalamnya secara Capaian PembelajaranPada akhir Fase F peserta didik akan mendapatkan kompetensi di bidang Desain Interior dan Teknik Furnitur, dalam rangka menumbuhkan renjana passion, visi vision, imajinasi, dan kreativitas untuk merencanakan dan melaksanakan aktivitas belajar. Capaian pembelajaran pada elemen-elemen mata pelajaran Desain Interior dan Teknik Furnitur sebagai berikut ElemenCapaian PembelajaranDesain interiorPada akhir Fase F peserta didik mampu membuat gambar denah, potongan, detail, interior hunian pribadi dan interior ruang publik/fasilitas publik, berdasarkan pembagian area, tata letak, aspek budaya, aspek arsitektural, elemen desain interior dan ergonomi dengan memperhatikan kearifan lokal dan budaya setempat secara manual dan dengan bantuan perangkat lunak 2D dan 3D.Gambar kerja furniturPada akhir Fase F peserta didik mampu membuat gambar tampak, potongan, detail furnitur secara manual dan dengan bantuan perangkat lunak 2D dan 3D, yang bisa diaplikasikan di mesin pembuatan furniturPada akhir Fase F peserta didik mampu melakukan proses pembahanan kayu masif, kayu olahan, serta bahan dan material baru lainnya dengan menggunakan mesin statis. Peserta didik mampu melakukan proses pembuatan komponen furnitur dengan perkakas tangan hand tools, peralatan tangan listrik portable, mesin listrik mesin statis, mesin CNC, perakitan, pengejokan, dan asesoris. Semua pekerjaan dilakukan dengan menerapkan K3LH dan budaya kerja industri di lingkungan finishing furniturPada akhir Fase F peserta didik mampu mengerjakan finishing dengan bahan pelapis, finishing teknik oles, dan teknik semprot dengan tahap-tahap penyiapan permukaan komponen, penyesuaian warna dan pengerjaan finishing, dengan menerapkan K3LH dan budaya kerja industri di lingkungan biayaPada akhir Fase F peserta didik mampu membuat daftar komponen pekerjaan furnitur. Peserta didik mampu menghitung biaya pekerjaan yang terdiri dari biaya langsung upah, alat, bahan dan tak langsung biaya umum, keuntungan untuk pekerjaan interior hunian pribadi dan interior ruang publik/fasilitas publik, beserta furnitur di dalamnya secara mandiri.\ Capaian Umum Pada akhir Fase F peserta didik akan mendapatkan kompetensi di bidang Desain Interior dan Teknik Furnitur, dalam rangka menumbuhkan renjana passion, visi vision, imajinasi, dan kreativitas untuk merencanakan dan melaksanakan aktivitas belajar. Capaian per Elemen Desain interior Pada akhir Fase F peserta didik mampu membuat gambar denah, potongan, detail, interior hunian pribadi dan interior ruang publik/fasilitas publik, berdasarkan pembagian area, tata letak, aspek budaya, aspek arsitektural, elemen desain interior dan ergonomi dengan memperhatikan kearifan lokal dan budaya setempat secara manual dan dengan bantuan perangkat lunak 2D dan 3D. Gambar kerja furnitur Pada akhir Fase F peserta didik mampu membuat gambar tampak, potongan, detail furnitur secara manual dan dengan bantuan perangkat lunak 2D dan 3D, yang bisa diaplikasikan di mesin CNC. Teknik pembuatan furnitur Pada akhir Fase F peserta didik mampu melakukan proses pembahanan kayu masif, kayu olahan, serta bahan dan material baru lainnya dengan menggunakan mesin statis. Peserta didik mampu melakukan proses pembuatan komponen furnitur dengan perkakas tangan hand tools, peralatan tangan listrik portable, mesin listrik mesin statis, mesin CNC, perakitan, pengejokan, dan asesoris. Semua pekerjaan dilakukan dengan menerapkan K3LH dan budaya kerja industri di lingkungan kerjanya. Teknik finishing furnitur Pada akhir Fase F peserta didik mampu mengerjakan finishing dengan bahan pelapis, finishing teknik oles, dan teknik semprot dengan tahap-tahap penyiapan permukaan komponen, penyesuaian warna dan pengerjaan finishing, dengan menerapkan K3LH dan budaya kerja industri di lingkungan kerjanya. Estimasi biaya Pada akhir Fase F peserta didik mampu membuat daftar komponen pekerjaan furnitur. Peserta didik mampu menghitung biaya pekerjaan yang terdiri dari biaya langsung upah, alat, bahan dan tak langsung biaya umum, keuntungan untuk pekerjaan interior hunian pribadi dan interior ruang publik/fasilitas publik, beserta furnitur di dalamnya secara mandiri. Debugging info { "compiled" { "params" { "level" "smk", "subject" "desain-interior-dan-teknik-furnitur", "phase" "f" }, "phase" "f", "pdfList" [ { "pdf" " "tags" "" }, { "pdf" " "tags" "" } ], "generalInfo" "Pada akhir Fase F peserta didik akan mendapatkan kompetensi di bidang Desain Interior dan Teknik Furnitur, dalam rangka menumbuhkan renjana passion, visi vision, imajinasi, dan kreativitas untuk merencanakan dan melaksanakan aktivitas belajar. ", "elements" [ { "name" "Desain interior", "content" "Pada akhir Fase F peserta didik mampu membuat gambar denah, potongan, detail, interior hunian pribadi dan interior ruang publik/fasilitas publik, berdasarkan pembagian area, tata letak, aspek budaya, aspek arsitektural, elemen desain interior dan ergonomi dengan memperhatikan kearifan lokal dan budaya setempat secara manual dan dengan bantuan perangkat lunak 2D dan 3D." }, { "name" "Gambar kerja furnitur", "content" "Pada akhir Fase F peserta didik mampu membuat gambar tampak, potongan, detail furnitur secara manual dan dengan bantuan perangkat lunak 2D dan 3D, yang bisa diaplikasikan di mesin CNC." }, { "name" "Teknik pembuatan furnitur ", "content" "Pada akhir Fase F peserta didik mampu melakukan proses pembahanan kayu masif, kayu olahan, serta bahan dan material baru lainnya dengan menggunakan mesin statis. Peserta didik mampu melakukan proses pembuatan komponen furnitur dengan perkakas tangan hand tools, peralatan tangan listrik portable, mesin listrik mesin statis, mesin CNC, perakitan, pengejokan, dan asesoris. Semua pekerjaan dilakukan dengan menerapkan K3LH dan budaya kerja industri di lingkungan kerjanya." }, { "name" "Teknik finishing furnitur", "content" "Pada akhir Fase F peserta didik mampu mengerjakan finishing dengan bahan pelapis, finishing teknik oles, dan teknik semprot dengan tahap-tahap penyiapan permukaan komponen, penyesuaian warna dan pengerjaan finishing, dengan menerapkan K3LH dan budaya kerja industri di lingkungan kerjanya." }, { "name" "Estimasi biaya", "content" "Pada akhir Fase F peserta didik mampu membuat daftar komponen pekerjaan furnitur. Peserta didik mampu menghitung biaya pekerjaan yang terdiri dari biaya langsung upah, alat, bahan dan tak langsung biaya umum, keuntungan untuk pekerjaan interior hunian pribadi dan interior ruang publik/fasilitas publik, beserta furnitur di dalamnya secara mandiri." } ] }, "subject" "Desain Interior dan Teknik Furnitur" }

desain interior dan teknik furnitur